Rossa • Jan 07 2026 • 33 Dilihat

GEROKGAK – Semangat Menyama Braya (persaudaraan) kembali ditunjukkan oleh jajaran TNI di tingkat desa. Pada Selasa pagi (06/01/2026), Babinsa Desa Sanggalangit, Sertu Putu Eka Erawan, terjun langsung melaksanakan pengamanan ketat dalam prosesi upacara Pitra Yadnya (Pengabenan) almarhum I Ketut Bagiastra yang berlangsung di Banjar Dinas Kayuputih, Desa Sanggalangit, Kecamatan Gerokgak.
Kegiatan ini bukan sekadar tugas rutin, melainkan wujud nyata kehadiran negara di tengah momen sakral masyarakat Bali. Mengingat jalur yang dilalui rombongan pengantar jenazah merupakan jalur umum yang padat kendaraan, koordinasi lintas sektor menjadi kunci utama kelancaran acara.
Dimulai tepat pukul 08.15 WITA, Sertu Putu Eka Erawan tidak bekerja sendiri. Ia bahu-membahu bersama Bhabinkamtibmas Aiptu Putu Arsana dan jajaran Pecalang Desa Adat Sanggalangit. Sinergitas “Tiga Pilar” ini terlihat sangat solid saat mengatur arus lalu lintas guna menghindari kemacetan panjang di jalur utama Gerokgak.
“Kami hadir untuk memastikan seluruh rangkaian upacara berjalan khidmat tanpa ada hambatan di jalan raya. Keamanan warga adalah prioritas kami,” ujar Sertu Putu Eka Erawan di sela-sela kegiatannya.
Dalam pengamanan kali ini, Babinsa menerapkan konsep Menyama Braya. Selain mengatur lalu lintas, Sertu Putu Eka aktif menyapa para pelayat dan warga setempat. Pendekatan yang humanis ini bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi keluarga duka serta masyarakat yang ikut mengantarkan jenazah menuju Setra (Kuburan) Desa Adat Sanggalangit.
Kehadiran aparat di tengah kerumunan massa memberikan ketenangan tersendiri bagi warga. Dengan pengaturan yang sigap, iring-iringan jenazah dapat bergerak dengan tertib menuju tempat peristirahatan terakhir tanpa mengganggu kenyamanan pengguna jalan lainnya.
Pihak keluarga almarhum dan tokoh masyarakat Desa Sanggalangit menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Babinsa dan Bhabinkamtibmas. Kehadiran petugas dianggap sangat membantu, mengingat volume kendaraan di jalur tersebut cukup tinggi pada pagi hari.
Hingga prosesi selesai, situasi di wilayah Desa Sanggalangit terpantau aman, tertib, dan kondusif. Hal ini membuktikan bahwa koordinasi yang baik antara TNI, Polri, dan unsur adat mampu menciptakan harmoni dalam setiap kegiatan kemasyarakatan.
Gianyar – Siangan, Kamis (15/1/2026) Dalam rangka memperingati Hari Desa Nasional Tahun 2026, Babi...
BULELENG – Suasana khidmat menyelimuti pesisir Pantai Perapat Agung, Banjar Dinas Tegal Bunder, De...
Buleleng — Wujud kepedulian terhadap masyarakat kurang mampu kembali ditunjukkan melalui ke...
Klungkung,- Sebagai seorang Babinsa yang merupakan ujung tombak TNI AD di tingkat desa, komit...
Klungkung,- Dengan optimalisasi peran para Babinsa jajarannya, Kodim 1610/Klungkung kembali menggenc...
Klungkung,- Kontribusi melalui aksi nyata dalam rangka mensukseskan program- program strategis nasio...
Baa – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya pada pelaksanaan kegiatan keagamaan, Koramil 1627-01/Baa mela...
Sumbawa Barat, NTB – Anggota Koramil 1628-01/Taliwang terus menunjukkan peran aktifnya dalam menjaga kondusifitas wilayah binaan. Pada Jumat, ...
NTT-KUPANG, – Komandan Kodim 1604/Kupang, Kolonel Inf. Kadek Abriawan, S.I.P., M.H.I., bertindak sebagai Inspektur Upacara dalam upacara p...
Sumbawa Barat – NTB, Anak-anak TK Kasih Bunda, Desa Air Suning, Kecamatan Seteluk, Kabupaten Sumbawa Barat, tampak antusias mengikuti Program ...
Manggarai, 1 Desember 2025 — Anggota Kodim 1612/Manggarai melaksanakan Upacara Bendera rutin bulanan di Lapangan Apel Makodim 1612/Manggarai, ...

No comments yet.