Rossa • Sep 04 2026 • 27 Dilihat

Moyo Utara, Sumbawa — Dalam rangka memperkuat kesiapsiagaan dan sinergi dalam menghadapi potensi bencana banjir, Danposramil Moyo Utara Koramil 1607-12/Moyo Hilir Peltu Iwan Irawan turut berperan aktif dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektor terkait kesepakatan sistem komando kebencanaan banjir di Kecamatan Moyo Utara, Kabupaten Sumbawa, Jumat (04/09/2026).
Kegiatan tersebut menjadi wadah untuk menyatukan langkah dan membangun koordinasi antara unsur TNI, pemerintah kecamatan, BPBD, kepolisian, organisasi kemanusiaan, pemerintah desa, serta unsur terkait lainnya dalam menghadapi kemungkinan terjadinya bencana banjir di wilayah Kecamatan Moyo Utara.
Danposramil Moyo Utara Peltu Iwan Irawan hadir sebagai bagian dari unsur kewilayahan yang memiliki peran penting dalam mendukung kesiapsiagaan dan respons cepat terhadap setiap perkembangan situasi di wilayah binaannya. Kehadiran Danposramil juga menjadi bentuk komitmen TNI untuk terus membangun koordinasi dengan seluruh stakeholder dalam upaya penanggulangan bencana.
Rapat tersebut turut dihadiri Camat Moyo Utara Awaludin Safari, S.H., Kabid Kebencanaan BPBD Kabupaten Sumbawa Dr. Rusdianto AR, M.Pd., Ketua Satgas Kencana Moyo Utara Hasanuddin, Kapospol Moyo Utara IPDA Lalu Anwar, S.H., Ketua MDMC Budi Setiawan, S.T., para kepala desa se-Kecamatan Moyo Utara serta tamu undangan lainnya.
Dalam pembahasan, koordinasi lintas sektor diarahkan pada terciptanya sistem komando kebencanaan yang jelas, terpadu dan efektif, sehingga setiap unsur dapat memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing ketika terjadi bencana banjir.
Bagi Danposramil Moyo Utara, koordinasi sejak dini merupakan langkah penting untuk memastikan seluruh unsur memiliki kesiapan dalam menghadapi kondisi darurat. Dengan adanya kesepakatan bersama, diharapkan komunikasi, mobilisasi personel, penyampaian informasi serta pelaksanaan evakuasi dan penanganan masyarakat terdampak dapat dilakukan secara cepat dan terkoordinasi.
Peltu Iwan Irawan juga terus mendorong pentingnya keterlibatan seluruh unsur di tingkat wilayah, termasuk pemerintah desa dan masyarakat, dalam membangun kesiapsiagaan menghadapi bencana. Menurutnya, penanganan bencana tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan kerja sama dan kepedulian bersama.
“Koordinasi dan komunikasi menjadi kunci dalam menghadapi bencana. Dengan adanya kesepahaman antar instansi, kita dapat bergerak lebih cepat dan terarah apabila terjadi banjir di wilayah Moyo Utara,” ujar Peltu Iwan Irawan.
Melalui rapat koordinasi tersebut, diharapkan terbangun kesiapan bersama dalam menghadapi potensi bencana banjir sekaligus memperkuat sinergi antar instansi di Kecamatan Moyo Utara.
(Pendim 1607/Sumbawa)
SUMBAWA — Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta menciptakan situasi wilaya...
Alas, Sumbawa — Dalam rangka mendukung perencanaan pembangunan desa yang terarah, partisipatif, da...
Sumbawa Besar – Kepala Staf Kodim (Kasdim) 1607/Sumbawa, Mayor Inf Amdatullah, menghadiri kegiatan...
Moyo Hilir, Sumbawa – Koramil 1607-12/Moyo Hilir menunjukkan dukungannya terhadap upaya pencegahan...
Sumbawa, NTB — Pasi Intelijen Kodim 1607/Sumbawa Kapten Inf Lalu Muhidin melalui Bamin Intelijen S...
Sumbawa, NTB – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), anggota Korami...

Klungkung,- Berlangsungnya kegiatan Posyandu di Banjar Lebah Lingkungan Lebah, Kelurahan Semarapura Kangin, Kabupaten Klungkung direspon penuh s...
KODIM 1605/BELU, Dedikasi tanpa batas terus ditunjukkan oleh prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas Tentara Manunggal Membangun Desa (TM...
Sumbawa Barat – Dalam rangka memastikan kegiatan ibadah masyarakat berjalan aman dan tertib, Babinsa Desa Pasir Putih Koramil 1628-02/Sekongka...
Sukasada, 21 Pebruari 2026 – Dalam rangka menjaga kelestarian lingkungan dan memperkuat ketahanan ekosistem wilayah, jajaran Koramil 16...
Dompu, NTB – Kegiatan teritorial Koramil 1614-06/Manggelewa dilaksanakan pada Selasa, 20 Januari 2026, Kegiatan ini merupakan bagian dari ...

No comments yet.