Rossa • Jan 07 2026 • 94 Dilihat

GEROKGAK – Semangat Menyama Braya (persaudaraan) kembali ditunjukkan oleh jajaran TNI di tingkat desa. Pada Selasa pagi (06/01/2026), Babinsa Desa Sanggalangit, Sertu Putu Eka Erawan, terjun langsung melaksanakan pengamanan ketat dalam prosesi upacara Pitra Yadnya (Pengabenan) almarhum I Ketut Bagiastra yang berlangsung di Banjar Dinas Kayuputih, Desa Sanggalangit, Kecamatan Gerokgak.
Kegiatan ini bukan sekadar tugas rutin, melainkan wujud nyata kehadiran negara di tengah momen sakral masyarakat Bali. Mengingat jalur yang dilalui rombongan pengantar jenazah merupakan jalur umum yang padat kendaraan, koordinasi lintas sektor menjadi kunci utama kelancaran acara.
Dimulai tepat pukul 08.15 WITA, Sertu Putu Eka Erawan tidak bekerja sendiri. Ia bahu-membahu bersama Bhabinkamtibmas Aiptu Putu Arsana dan jajaran Pecalang Desa Adat Sanggalangit. Sinergitas “Tiga Pilar” ini terlihat sangat solid saat mengatur arus lalu lintas guna menghindari kemacetan panjang di jalur utama Gerokgak.
“Kami hadir untuk memastikan seluruh rangkaian upacara berjalan khidmat tanpa ada hambatan di jalan raya. Keamanan warga adalah prioritas kami,” ujar Sertu Putu Eka Erawan di sela-sela kegiatannya.
Dalam pengamanan kali ini, Babinsa menerapkan konsep Menyama Braya. Selain mengatur lalu lintas, Sertu Putu Eka aktif menyapa para pelayat dan warga setempat. Pendekatan yang humanis ini bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi keluarga duka serta masyarakat yang ikut mengantarkan jenazah menuju Setra (Kuburan) Desa Adat Sanggalangit.
Kehadiran aparat di tengah kerumunan massa memberikan ketenangan tersendiri bagi warga. Dengan pengaturan yang sigap, iring-iringan jenazah dapat bergerak dengan tertib menuju tempat peristirahatan terakhir tanpa mengganggu kenyamanan pengguna jalan lainnya.
Pihak keluarga almarhum dan tokoh masyarakat Desa Sanggalangit menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Babinsa dan Bhabinkamtibmas. Kehadiran petugas dianggap sangat membantu, mengingat volume kendaraan di jalur tersebut cukup tinggi pada pagi hari.
Hingga prosesi selesai, situasi di wilayah Desa Sanggalangit terpantau aman, tertib, dan kondusif. Hal ini membuktikan bahwa koordinasi yang baik antara TNI, Polri, dan unsur adat mampu menciptakan harmoni dalam setiap kegiatan kemasyarakatan.
Sukasada, 3 Mei 2026 – Komandan Kodim (Dandim) 1609/Buleleng, Letkol Inf Achmad Setyawan Syah, S.P...
Tabanan – Semangat kebersamaan dan nilai luhur gotong royong kembali ditunjukkan oleh masyarakat D...
Gianyar – Abianbase, Jumat (1/5/2026) Di tengah semarak tradisi adat yang sarat makna spiritual, B...
Gianyar – Payangan, Rabu (29/4/2026) Sigap dan responsif dalam menghadapi situasi darurat di wilay...
BALI, INDONESIA* – Di tengah derasnya arus industri fast fashion global, Jegeg Tri Busana hadir se...
Gianyar – Komandan Korem 163/Wira Satya, Brigjen TNI Ida I Dewa Agung Hadisaputra, melaksanakan ku...

Nino – Dalam rangka mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat serta mendukung ketahanan pangan di wilayah perbatasan, Satgas Pamtas RI–R...
NTT-KEFAMENANU 23 Februari 2026. Di tengah intensitas hujan yang terus mengguyur wilayah Biboki Utara, Sertu Efrem Diakon Fit selaku Babinsa Kor...
Rote Ndao – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat, Babinsa Koramil 1627-01/Ba’a Serka Silvester Berek melaksanakan...
NTT-Kefamenanu.. Jumat, 21 November 2025, Babinsa Koramil 1618-02/Miobar, Kopka Miguel A. Br, melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (Komsos) b...
Batutua, Rote Ndao – Proses pembangunan di wilayah pedesaan terus mendapat perhatian aparat kewilayahan dalam rangka memastikan setiap kegiata...

No comments yet.