Rossa • Mar 31 2026 • 39 Dilihat

Sumbawa Barat, NTB – Upaya menciptakan iklim usaha yang sehat di Pasar Maluk terus dilakukan. Babinsa Desa Maluk, Serda Efendi, melaksanakan pendampingan kegiatan mediasi terkait dugaan praktik monopoli distribusi barang kebutuhan pokok, Selasa (31/03/2026) pukul 11.45 WITA, bertempat di Aula Kantor Desa Maluk.
Kegiatan mediasi ini digelar menyusul adanya laporan dari sejumlah pedagang yang mengeluhkan hambatan distribusi barang serta dugaan penguasaan pasar oleh pihak tertentu. Kondisi tersebut dinilai berpotensi merugikan pedagang kecil maupun konsumen jika tidak segera ditangani.
Mediasi dihadiri oleh unsur pemerintah dan aparat terkait, di antaranya Camat Maluk, Kapolsek Maluk, Kepala Desa Maluk, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Ketua BPD, Kepala Pasar, serta para pedagang.
Dalam proses mediasi, para pedagang menyampaikan keluhan secara terbuka, yang kemudian ditanggapi oleh pihak distributor melalui klarifikasi. Diskusi berlangsung dinamis dengan mengedepankan musyawarah untuk mencapai solusi bersama yang adil dan transparan.
Hasil mediasi menyepakati beberapa poin penting, di antaranya pedagang diperbolehkan memperoleh barang dari berbagai sumber tanpa adanya pembatasan distribusi oleh pihak tertentu. Selain itu, harga barang harus mengikuti mekanisme pasar yang wajar guna menjaga stabilitas dan keadilan bagi seluruh pelaku usaha.
Pihak distributor dalam forum tersebut juga membantah adanya praktik monopoli dan menegaskan bahwa sistem distribusi yang dijalankan selama ini sesuai mekanisme yang berlaku.
Sebagai langkah lanjutan, pemerintah daerah akan melakukan pengawasan berkala terhadap distribusi barang di Pasar Maluk. Selain itu, dibentuk forum komunikasi pedagang sebagai sarana pelaporan apabila ditemukan indikasi pelanggaran di kemudian hari.
Menariknya, dalam rangka menghindari kesalahpahaman ke depan, pengelolaan distribusi barang dari pihak PT PIL kepada pedagang akan dikelola langsung oleh BUMDes setempat. Hal ini diharapkan mampu meningkatkan transparansi serta memperkuat kepercayaan antar pihak.
Kehadiran Babinsa dalam kegiatan ini menjadi wujud nyata peran TNI dalam mendukung stabilitas wilayah serta membantu penyelesaian permasalahan masyarakat secara damai dan kondusif.
Dengan tercapainya kesepakatan tersebut, diharapkan aktivitas ekonomi di Pasar Maluk dapat berjalan lebih sehat, adil, dan memberikan manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat.
(Pendim.1628/KSB).
DENPASAR, 2 Mei 2026 – UMKM Jegeg Tri Busana, lini kreatif kebanggaan anggota Persit Kartika Chand...
Puncak Jaya-Satgas Yonif 743/PSY kembali menunjukkan komitmennya terhadap masyarakat Papua melalu...
NTT-TTU, Minggu 03 Mei 2026 — Komitmen nyata dalam mendukung ketahanan pangan kembali ditunjukkan ...
NTT-TTU, Minggu 03 Mei 2026 — Kehadiran aparat kewilayahan kembali terasa dekat dan menyentuh kehi...
NTT-TTU, Minggu 03 Mei 2026 — Kehangatan kebersamaan terpancar dari sebuah pertemuan sederhana di ...
Lombok Timur – Komandan SSK TMMD ke-128 Kodim 1615/Lombok Timur, Kapten Inf M. Zuhri memimpin apel...

Kota Bima _ Pada Rabu, 25 Maret 2026, Babinsa Kelurahan Na’e, Sertu Fahruddin dari Koramil 1608-01/Rasana’e, aktif memonitor dan mengamankan...
Mataram, NTB – Curah hujan tinggi yang mengguyur Kota Mataram dalam beberapa hari terakhir menyebabkan meluapnya aliran sungai dan menimbulkan...
Sumbawa Barat, NTB – Dalam upaya mendukung program pemerintah untuk menurunkan angka stunting di wilayah binaan, Babinsa Desa Seran, Koramil 1...
Sumbawa Barat, NTB – Dalam rangka mendukung tertib administrasi dan tata kelola pemerintahan desa, Babinsa Desa Rarak Ronges Koramil 1628-01/T...
Dompu, NTB – Kodim 1614/Dompu melaksanakan Patroli Cipta Kondisi (Cipkon) Keamanan dalam rangka Operasi Lilin Rinjani Tahun 2025 guna peng...

No comments yet.