Rossa • Mei 03 2026 • 79 Dilihat

Belu, NTT – Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Cabang XVI Dim 1605, Koorcabrem 161 PD IX/Udayana menyiapkan 30 helai tenun khas Belu berbahan pewarna alami untuk ajang Persit BISA 2 di Balai Kartini, Jakarta, pada 7–9 Mei 2026. Keikutsertaan ini menjadi simbol kuat bahwa kearifan lokal dari wilayah timur Indonesia mampu tampil percaya diri di panggung nasional.
Keistimewaan tenun Belu terletak pada proses pewarnaannya yang sepenuhnya memanfaatkan bahan alami tanpa campuran kimia sintetis. Kunyit, kulit mangga, daun jati, tarum, dan mahoni menghasilkan spektrum warna khas yang hidup, hangat, dan sarat makna budaya.
Proses pewarnaan dilakukan melalui tahapan panjang yang membutuhkan kesabaran tinggi, mulai dari perebusan bahan hingga pencelupan berulang dan penjemuran alami. Hasil akhirnya menghadirkan warna yang dalam dan autentik, mencerminkan harmoni antara manusia dan alam.
Selain warna, kekuatan tenun Belu juga tampak pada ragam motif geometris serta stilisasi flora dan fauna yang sarat simbol. Kombinasi warna kontras yang berani menciptakan karakter visual kuat yang menjadi identitas khas kain Tais Belu.
Teknik pembuatan seperti ikat, buna, dan lotis memperkaya dimensi estetika sekaligus menunjukkan keahlian tinggi para penenun. Setiap teknik tidak hanya menghasilkan motif berbeda, tetapi juga merepresentasikan warisan keterampilan turun-temurun.
Bagi masyarakat Belu, kain tenun memiliki nilai lebih dari sekadar produk kerajinan karena menjadi bagian penting dalam sistem sosial dan budaya. Kain ini digunakan dalam berbagai upacara adat, penanda status sosial, hingga simbol perjalanan hidup manusia.
Persit KCK Cabang XVI Dim 1605 berperan aktif dalam mendampingi pelaku UMKM, mulai dari kurasi produk hingga persiapan tampil di ajang nasional. Tiga puluh kain yang dibawa merupakan hasil seleksi terbaik yang mencerminkan kekayaan motif dan kualitas tenun Belu.
Ajang Persit BISA 2 menjadi wadah strategis untuk mempertemukan produk UMKM binaan Persit dari seluruh Indonesia dengan pasar yang lebih luas. Balai Kartini sebagai lokasi penyelenggaraan turut memperkuat nilai prestisius bagi produk daerah yang ditampilkan.
Selama pelaksanaan, pengunjung tidak hanya disuguhkan produk berkualitas, tetapi juga cerita tentang proses dan nilai budaya di balik setiap kain. Tenun Belu menjadi representasi ketangguhan perempuan penenun yang menjaga tradisi di tengah arus modernisasi.
Partisipasi ini diharapkan membuka peluang pasar lebih luas serta mendorong kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk industri fashion nasional. Tenun pewarna alami Belu juga memiliki potensi besar sebagai produk berkelanjutan yang relevan dengan tren global.
Dengan membawa karya terbaik ke Jakarta, Persit dan para penenun Belu menyampaikan pesan kuat tentang identitas dan kebanggaan daerah. Dari tanah Timor, lahir karya bernilai tinggi yang tidak hanya indah, tetapi juga sarat makna dan keberlanjutan. (*)
Bima – Babinsa Koramil 1608-10/Belo melaksanakan komunikasi sosial (Komsos) bersama masyarakat di ...
Bima – Semangat gotong royong ditunjukkan personel Koramil 1608-03/Sape bersama pemerintah desa da...
Kota Bima _ Perayaan Hari Ulang Tahun ke-20 Hollymart di Kota Bima berlangsung meriah dengan diha...
BIMA – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Babinsa Koramil 1608-0...
BIMA – Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Babinsa Koramil 1608-06...
BIMA – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), anggota Babinsa Korami...

Prajurit Satgas Yonif 743/PSY Pos Merah Putih kembali menunjukkan kepedulian mereka terhadap masyarakat dengan melaksanakan kegiatan belanja kas...
Sumbawa Barat – Menjelang datangnya Bulan Suci Ramadan, masyarakat Desa Goa, Kecamatan Jereweh, menggelar tradisi Sedekah Lang sebagai wujud r...
Rote Ndao – Komitmen TNI AD dalam memperkuat kemanunggalan dengan rakyat terus diwujudkan melalui kegiatan komunikasi sosial (Komsos). Kali in...
NTT-KUPANG, — Kodim 1604/Kupang terus menggenjot pembangunan jembatan gantung di atas Sungai Noelmina, Desa Noelmina, Kecamatan Takari, Kabupa...
Polres Bangli — Polsek Bangli meningkatkan kegiatan Kepolisian Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) melalui patroli dialogis di seputaran Kota Bangl...

No comments yet.