BULELENG – Babinsa Desa Dapdap Putih, Koptu I Kadek Darma Utama, mewakili Danramil 1609-07/Busungbiu, menghadiri sekaligus melaksanakan pengamanan dalam kegiatan pengukuhan (Mejaya-jaya) Prajuru dan Bendesa Adat Munduk Tengah masa bakti TA. 2026 – 2031.
Kegiatan ini berlangsung khidmat di Desa Dapdap Putih, Kecamatan Busungbiu, Kabupaten Buleleng, pada Senin (02/01/2026).
Acara pengukuhan ini merupakan momentum penting bagi masyarakat adat Munduk Tengah untuk menetapkan kepemimpinan baru yang akan menjaga kelestarian adat dan tradisi selama lima tahun ke depan.
Sinergi Aparat dan Tokoh Masyarakat
Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan daerah dan tokoh adat, di antaranya,Majelis Madya Kab. Buleleng diwakili Nyoman Darma Warta, Majelis Alitan Kec. Busungbiu Jero Putu Witaya, Kapolsek Busungbiu AKP Wayan Sukrawan, S.AP., M.AP.
Sekcam Busungbiu Edy Sutrisna, S.Kom.Perbekel Dapdap Putih (Gede Marjaya,Serta tokoh agama, jajaran Pecalang, dan warga Desa Adat Munduk Tengah.
Prosesi diawali dengan pementasan Tari Pendet Kune, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya sebagai bentuk nasionalisme. Puncak acara adalah pembacaan SK oleh Majelis Alitan dan ritual Mejaya-jaya yang dipimpin oleh Majelis Madya terhadap Prajuru terpilih, yakni, Bendesa Adat,Jero Nyoman Suwije
Petajuh, Wayan Marada,Penyarikan,Nyoman Muliana
Petenteng, Putu Agus Suryawan
Harapan Babinsa untuk Desa Adat
Dalam kesempatan tersebut, Koptu I Kadek Darma Utama yang hadir bersama Bhabinkamtibmas Bripka Dewa Putu Junaedi, memberikan ucapan selamat kepada pengurus yang baru dilantik.
“Kami berharap Bendesa Adat dan Prajuru yang baru dikukuhkan dapat menjalankan amanah masyarakat dengan penuh tanggung jawab. Sinergi antara adat dan aparat keamanan sangat penting demi terciptanya kondusivitas wilayah,” ujar Koptu Kadek,Ia juga menyempatkan diri mengimbau warga yang hadir untuk terus menjaga stabilitas keamanan di lingkungan masing-masing demi kenyamanan bersama.
No comments yet.