Rossa • Feb 12 2026 • 51 Dilihat

Ruteng, 12 Februari 2026 — Kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan oleh Babinsa Koramil 1612-01/Ruteng. Serma I Putu Eko S turun langsung mendampingi keluarga Wensislaus Mboe, salah satu Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Desa Pong Lao, Kecamatan Ruteng, yang akhirnya dilepas dari pasung dan dirujuk ke Klinik Gangguan Jiwa Kabupaten Manggarai untuk mendapatkan penanganan medis yang layak.
Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam upaya penghapusan praktik pasung di wilayah Kabupaten Manggarai. Proses pelepasan dan rujukan dilakukan secara humanis dan penuh kehati-hatian, dengan melibatkan berbagai unsur terkait.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai beserta staf, Kepala Puskesmas Anam bersama jajaran, Kepala Desa Pong Lao dan perangkat desa, Kepala Dusun Pandang, Bhabinkamtibmas Desa Pong Lao, serta Babinsa Desa Pong Lao.
Pendampingan yang dilakukan Babinsa merupakan bagian dari sinergitas TNI, Polri, pemerintah daerah, dan tenaga kesehatan dalam memberikan perlindungan dan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya bagi ODGJ yang membutuhkan perhatian khusus.
Serma I Putu Eko S menegaskan bahwa keterlibatan TNI dalam kegiatan tersebut adalah bentuk tanggung jawab moral dan kepedulian terhadap warga binaan.
“Kami hadir untuk memastikan proses pelepasan pasung dan rujukan berjalan aman dan lancar. Ini bukan hanya tugas pendampingan, tetapi bentuk kepedulian kami terhadap kemanusiaan. Setiap warga berhak mendapatkan pengobatan dan perlakuan yang layak,” ujar Serma I Putu Eko S.
Ia juga berharap keluarga tidak lagi merasa sendiri dalam menghadapi persoalan tersebut. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor sangat penting agar penanganan ODGJ dapat berjalan berkelanjutan.
Salah satu masyarakat Desa Pong Lao mengaku bersyukur atas perhatian dan pendampingan yang diberikan aparat dan pemerintah.
“Kami sangat berterima kasih kepada Babinsa dan semua pihak yang sudah membantu. Selama ini keluarga merasa kesulitan dan bingung harus bagaimana. Dengan adanya pendampingan ini, kami merasa diperhatikan dan mendapat harapan baru,” ungkap salah seorang warga setempat.
Kegiatan berlangsung dalam suasana tertib dan kondusif. Pelepasan pasung ini diharapkan menjadi langkah awal menuju pemulihan kesehatan Wensislaus Mboe, sekaligus menjadi contoh nyata bahwa kepedulian dan kerja sama lintas sektor mampu menghadirkan solusi kemanusiaan di tengah masyarakat.
Gianyar – Dalam rangka menjaga keamanan dan kelancaran rangkaian kegiatan adat, Bhabinkamtibma...
Sidemen – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), Polsek S...
Dompu–NTB. Komandan Kodim 1614/Dompu, Letkol Czi Dedi Tri Sulistyo, S.I.P., menerima kunjungan ker...
TTS — Komitmen mewujudkan pembangunan desa yang transparan, partisipatif, dan tepat sasaran kembal...
Sumba Barat, NTT. – Sertu Samuel Babinsa Koramil 1613-01/Loli bersama Kepala Desa Subarade Bab...
Buleleng, Sabtu (27/06/2026) – Dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman kepada umat Hindu yang...


Bolo, 19 November 2025 – Koramil 1608-02/Bolo memberikan peran sentral dalam kegiatan Apel Gelar Pasukan yang dirangkaikan dengan Simulasi Dar...
Sumbawa Barat – Dalam rangka memperkuat hubungan silaturahmi dan meningkatkan kebersamaan dengan masyarakat di wilayah binaan, Babinsa Desa Ai...

KARANGASEM – Menanggapi kasus bullying antar pelajar yang berujung pada tindakan perkelahian dan penganiayaan, pihak MTsN Karangasem bergerak ...
Hu’u, NTB -Koramil 1614-03/Hu’u melaksanakan kegiatan Upacara Bendera Merah Putih Awal Bulan Februari Tahun 2026 pada Senin, 9 Februari ...

Sumbawa Barat, NTB – Dalam rangka mendukung kebersihan lingkungan dan pengelolaan sampah rumah tangga, Pemerintah Desa Tamekan melaksanakan ke...

No comments yet.