Dompu, NTB – Peran aktif TNI dalam menjaga kelestarian kawasan hutan kembali ditunjukkan melalui kegiatan Smart Patroli gabungan di kawasan Taman Nasional Tambora, Senin (2/3/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 14.30 WITA tersebut dipusatkan di wilayah Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu, dengan fokus pengamanan titik-titik rawan pelanggaran kehutanan.
Kegiatan ini dipimpin dan diinisiasi oleh personel TNI dari Kodim 1614/Dompu, yakni Serda Sarifuddin selaku Ba Anev Data Siopsdim 1614/Dompu, bersama Serda Maman selaku Babinsa Koramil 1614-05/Pekat. Kehadiran TNI di lapangan menjadi motor penggerak patroli sekaligus memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib dan terkoordinasi.
Dalam pelaksanaannya, personel TNI bersinergi dengan anggota Polri, Polisi Kehutanan, serta Pengendali Ekosistem Hutan Balai Taman Nasional Tambora. Namun demikian, peran Babinsa sangat menonjol dalam memberikan arahan, melakukan pendekatan persuasif kepada masyarakat, serta memastikan patroli menyasar lokasi-lokasi strategis yang rawan terjadi illegal logging dan perburuan liar.
Adapun sasaran patroli meliputi Jalur Pintu 6 dan jalur pendakian nasional Tambora yang disinyalir kerap terjadi penebangan ilegal, perambahan, serta penguasaan lahan untuk kepentingan pertanian secara tidak sah. Dengan pola preventif, persuasif, hingga represif sesuai kebutuhan di lapangan, TNI menunjukkan komitmennya dalam menjaga keutuhan kawasan konservasi.
Selain penyisiran kawasan, Babinsa juga secara langsung memberikan imbauan kepada para petani di sekitar area hutan agar tidak memperluas lahan secara ilegal dan tidak melepasliarkan hewan ternak yang berpotensi merusak flora dan fauna, khususnya di sekitar sanctuary camp Tambora. Pendekatan humanis yang dilakukan TNI mendapat respons positif dari masyarakat.
Seluruh rangkaian kegiatan Smart Patroli berjalan dengan aman, lancar, dan situasi tetap terkendali. Keterlibatan aktif TNI dalam patroli ini menegaskan komitmen kuat dalam menjaga kelestarian hutan serta mendukung perlindungan kawasan konservasi sebagai aset berharga bagi generasi mendatang.
No comments yet.