SERIRIT, (17/04/2026) — Pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang menghubungkan Desa Lokapaksa dengan Desa Ringdikit, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng, terus dilaksanakan secara bertahap dan terencana. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan infrastruktur wilayah guna memperkuat konektivitas antar desa serta mendukung kelancaran mobilitas masyarakat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan pedesaan.
Pada pelaksanaan kegiatan hari Kamis, sejumlah pekerjaan fisik telah mulai menunjukkan progres. Pemasangan bowplank penggalian pondasi tapak di kedua sisi telah mencapai 100 persen. Selain itu, pekerjaan pemasangan batu gunung lantai dasar pilon dan pengecoran telah mencapai 32 persen. Beberapa item lain seperti pemasangan besi cerucuk untuk pondasi tiang pylon dan besi angkur bandul mencapai 8 persen, sementara pembesian pondasi tiang pylon dan bandul tepi dekat mencapai 9 persen serta pengecorannya 8 persen.
Di sisi lain, pekerjaan pada tepi jauh juga mulai berjalan, dengan pembesian pondasi tiang pylon dan bandul mencapai 4 persen serta pengecoran awal sebesar 2 persen. Kegiatan dropping dan langsir material turut mendukung percepatan pembangunan, dengan capaian 14 persen di tepi dekat dan 8,5 persen di tepi jauh. Material yang didistribusikan meliputi pasir, batu gunung, batu split, sirtu, papan cor, semen, dan besi yang digunakan untuk menunjang konstruksi jembatan dengan panjang bentangan sungai 50 meter dan panjang total jembatan 60 meter.
Untuk tahap selanjutnya, pekerjaan akan difokuskan pada pembesian pondasi tiang pylon dan bandul tepi jauh, pengerjaan lantai kerja, serta kelanjutan langsir material ke lokasi tepi jauh. Selain itu, pemasangan batu gunung pada lantai dasar pylon tepi jauh juga menjadi prioritas guna memperkuat struktur dasar jembatan secara menyeluruh.
Kegiatan ini melibatkan personel gabungan yang terdiri dari TNI AD sebanyak 8 orang, meliputi anggota Koramil dan Zibang, serta dukungan masyarakat sebanyak 12 orang. Selama pelaksanaan, situasi terpantau aman dan terkendali, dengan kondisi cuaca pada pagi hingga siang hari cerah dan hujan ringan terjadi pada sore hari. Secara keseluruhan, progres pembangunan Jembatan Perintis Garuda saat ini telah mencapai 14 persen dan diharapkan terus meningkat seiring dengan sinergi seluruh pihak yang terlibat.
No comments yet.