Rossa • Jun 19 2026 • 100 Dilihat

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming menegaskan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) harus menjadi bagian dari ekosistem ekonomi desa yang saling menguatkan dengan usaha masyarakat, bukan menjadi pesaing bagi pelaku usaha yang telah lebih dulu berkembang.
Pesan tersebut disampaikan Wapres saat berdialog dengan warga di SD Wolomoni, Desa Niowula, Kecamatan Detusoko, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur, Kamis (18/06/2026), dalam rangka meninjau pelaksanaan program prioritas pemerintah di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Menurut Wapres, keberadaan KDMP harus dirancang secara matang agar mampu memperkuat perekonomian desa sekaligus memberikan manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat.
“Jangan sampai juga bersaing dengan BUMDes, bersaing dengan toko-toko kelontong warga. Pastikan ini menjadi satu ekosistem yang saling mengisi,” tegas Wapres.
Ia menekankan bahwa penentuan lokasi koperasi perlu dikaji secara cermat dengan melibatkan masyarakat agar tidak menimbulkan dampak negatif terhadap usaha warga maupun aktivitas pendidikan di sekitar lokasi.
“Pak Kades, Pak Bupati, diperhatikan benar lokasi koperasinya itu ada di mana. Apakah ada pihak yang dirugikan, dampaknya seperti apa harus dikaji benar,” ujar Wapres.
Wapres mengingatkan agar penentuan lokasi KDMP mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk dampaknya terhadap sekolah, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), dan pelaku usaha kecil di sekitar lokasi.
“Jangan sampai adik-adik ini terganggu dalam proses belajar-mengajarnya. Segera ditentukan lokasi barunya dan kalau sudah ditentukan, tentunya dengan berdiskusi dengan warga, segera dibangun,” katanya.
Secara terpisah, kepada awak media, Wapres kembali menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam menentukan lokasi KDMP.
“Tolong dalam penentuan titiknya itu benar-benar bisa dikaji, melibatkan warga, diskusi dengan warga, jangan sampai ada yang terdampak, jangan sampai ada yang dirugikan,” ujarnya.
Menurut Wapres, pendekatan partisipatif tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto agar pelaksanaan program prioritas pemerintah mampu memberikan manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat tanpa menimbulkan persoalan baru di tingkat lokal.
Wapres menegaskan bahwa pemerintah daerah, aparat desa, serta seluruh pemangku kepentingan merupakan perpanjangan tangan pemerintah pusat dalam memastikan program-program prioritas berjalan optimal.
“Kita ingin memastikan programnya Pak Presiden berjalan dengan baik, terutama sekali di area yang jauh seperti ini,” ujar Wapres.
Dalam kesempatan itu, Wapres juga mengajak perwakilan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi untuk melihat langsung kondisi masyarakat di wilayah 3T dan memantau implementasi program prioritas pemerintah, termasuk MBG dan KDMP.
Salah satu perwakilan mahasiswa dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Rapid Bena Matin menyatakan bahwa kunjungan tersebut memberikan pemahaman yang lebih utuh mengenai tantangan pembangunan di daerah terpencil.
“Di sini kami bisa melihat secara langsung bagaimana kenyataan di lapangan bahwasannya di daerah 3T yang jauh. Kami hidup di perkotaan dengan segala akses yang mudah, dan di sini kami bisa melihat secara langsung bagaimana kondisi masyarakat, khususnya dalam program-program prioritas Presiden seperti MBG atau KDMP,” ujarnya.
Ia menilai program-program prioritas pemerintah perlu difokuskan pada wilayah 3T untuk mengurangi kesenjangan pembangunan antardaerah.
“Saya setuju bahwa program-program prioritas Presiden seperti makan bergizi gratis bagi anak-anak sebagai upaya pencegahan stunting, serta pemerataan ekonomi masyarakat melalui KDMP, harus diprioritaskan dan diutamakan di daerah-daerah 3T ini,” imbuhnya.
Ende, 18 Juni 2026
Biro Pers, Media, dan Informasi
Sekretariat Wakil Presiden
NTT-TTU, Rabu (21/10/2026) — Kepedulian terhadap kebersihan dan kesehatan lingkungan pendidikan te...
SUMBA TIMUR –NTT. Dalam upaya memantau perkembangan harga kebutuhan pokok sekaligus menjaga situas...
NTT-TTU, Rabu (21/10/2026) — Peningkatan fasilitas pendidikan melalui Program Bakti TNI AD untuk R...
SUMBA TIMUR – NTT. Komandan Kodim (Dandim) 1601/Sumba Timur, Letkol Arm Adwi Prasetya, yang diwaki...
Bima — Danramil 1608-04/Woha, Kapten Inf Ibrahim, menghadiri resepsi pernikahan Praka Haryanto den...
Bima — Anggota Koramil 1608-03/Sape melaksanakan pengamanan Turnamen Sepak Bola Gubernur Cup Tahun...

NTT–ALOR – Pelaksanaan Program Bhakti TNI AD untuk Rakyat di Kabupaten Alor terus menunjukkan progres positif. Pada Selasa (30/6/2026), kegi...
NTT-SIKKA. Dalam rangka program Pembinaan Lingkungan Hidup, Kodim 1603/Sikka melaksanakan kegiatan penanaman pohon mangrove di wilayah pesisir D...
Oenino, TTS – Dalam rangka memperkuat koordinasi dan sinergi antarinstansi di tingkat kecamatan, Babinsa Koramil 1621-02/Amanuban Tengah mengh...
Lombok Timur – Babinsa Desa Sikur Barat Koramil 1615-09/Sikur, Sertu Embang Hendra Yadi, melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (Komsos) bers...
DOMPU-NTB – Semangat gotong royong dan kebersamaan terus ditunjukkan oleh Babinsa Desa Nowa Koramil 1614-01/Dompu, Sertu Sudirman, bersama mas...

No comments yet.