Rossa • Jul 25 2026 • 31 Dilihat

Ende, – Komitmen TNI Angkatan Darat dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat kembali diwujudkan melalui pembangunan Jembatan Gantung Garuda yang dilaksanakan oleh Kodim 1602/Ende di atas Sungai Lowolaka, Desa Fata’atuh Timur, Kecamatan Wewaria, Kabupaten Ende, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Sabtu (25/7/2026).
Pembangunan jembatan ini merupakan bukti nyata kepedulian TNI terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan infrastruktur yang sangat dibutuhkan. Selama bertahun-tahun, masyarakat harus menghadapi berbagai kendala saat melintasi Sungai Lowolaka, terutama pada musim hujan ketika debit air meningkat dan membahayakan keselamatan. Kini, melalui pengabdian TNI, harapan baru mulai terwujud dengan hadirnya akses yang lebih aman dan layak bagi masyarakat.
Jembatan Gantung Garuda memiliki bentangan sepanjang 90 meter yang membentang di atas Sungai Lowolaka dengan lebar sekitar 70 meter. Kehadiran jembatan ini akan menjadi jalur penghubung strategis antara Desa Fata’atuh Timur, Desa Aelipo, dan Desa Aendoko, sehingga mampu memperlancar mobilitas masyarakat, distribusi hasil pertanian, akses pendidikan, pelayanan kesehatan, hingga mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut.
Pembangunan jembatan ini akan memberikan manfaat besar bagi 1.025 jiwa (242 KK) di Desa Fata’atuh Timur, 576 jiwa (140 KK) di Desa Aelipo, serta 359 jiwa (90 KK) di Desa Aendoko. Kehadiran jembatan tersebut menjadi harapan baru bagi ribuan warga yang selama ini mendambakan akses transportasi yang aman, cepat, dan dapat digunakan sepanjang waktu.
Dalam pelaksanaan pembangunan, Danramil 1602-03/Detusoko Lettu Inf Muhammad Nasir turut hadir dan terjun langsung ke lapangan untuk memimpin, mengawasi, sekaligus memberikan semangat kepada para prajurit TNI dan masyarakat yang bergotong royong membangun jembatan. Kehadirannya menjadi motivasi bagi seluruh personel agar tetap bekerja dengan penuh dedikasi meskipun dihadapkan pada berbagai tantangan medan.
Kegiatan pembangunan juga dihadiri oleh Kepala Desa Fata’atuh Timur yang memberikan dukungan penuh terhadap pembangunan Jembatan Gantung Garuda. Kehadiran kepala desa bersama masyarakat menunjukkan eratnya sinergi antara TNI, pemerintah desa, dan seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang bermanfaat bagi kepentingan bersama.
Semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam proses pembangunan. Kemanunggalan TNI dengan rakyat kembali terlihat nyata, di mana prajurit TNI tidak hanya bekerja membangun infrastruktur, tetapi juga membangun kebersamaan, kepedulian, dan harapan bagi masyarakat di wilayah pedesaan.
Danramil 1602-03/Detusoko Lettu Inf Muhammad Nasir mengatakan bahwa pembangunan Jembatan Gantung Garuda merupakan bentuk nyata kepedulian TNI dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat.
“Pembangunan jembatan ini bukan hanya menghubungkan tiga desa, tetapi juga menghubungkan harapan masyarakat untuk memperoleh akses yang lebih aman, cepat, dan mudah. Semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan pembangunan yang bermanfaat bagi kepentingan bersama. Kami berharap jembatan ini mampu meningkatkan aktivitas ekonomi, pendidikan, pelayanan kesehatan, serta mempererat persaudaraan masyarakat di wilayah Kecamatan Wewaria,” ujar Lettu Inf Muhammad Nasir.
Sementara itu, Dandim 1602/Ende Letkol Inf Nugroho Susanto, S.I.P. menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Gantung Garuda merupakan implementasi nyata tugas TNI dalam mendukung pembangunan nasional serta membantu pemerintah daerah meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“TNI lahir dari rakyat, berjuang bersama rakyat, dan akan selalu hadir untuk rakyat. Pembangunan Jembatan Gantung Garuda bukan sekadar membangun sarana penghubung, tetapi membangun harapan, membuka akses kehidupan yang lebih baik, memperkuat perekonomian masyarakat, serta menjadi simbol hadirnya negara di tengah masyarakat yang membutuhkan. Kami berharap jembatan ini menjadi manfaat yang berkelanjutan bagi generasi sekarang maupun yang akan datang,” tegas Dandim.
Dalam pelaksanaannya, pembangunan jembatan juga menghadapi tantangan berupa mobilisasi material yang harus ditempuh sekitar 2,5 jam perjalanan dari Kota Ende menuju lokasi pembangunan. Namun, kendala tersebut tidak menyurutkan semangat prajurit TNI bersama masyarakat untuk terus bekerja dengan penuh keikhlasan demi menghadirkan infrastruktur yang sangat dinantikan oleh warga.
Hingga pelaksanaan kegiatan pada Sabtu (25/7/2026), situasi di lokasi pembangunan berlangsung dalam keadaan aman dan terkendali. Seluruh tahapan pekerjaan berjalan sesuai rencana berkat kerja sama yang solid antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat.
Melalui pembangunan Jembatan Gantung Garuda, Kodim 1602/Ende kembali membuktikan bahwa TNI tidak hanya bertugas menjaga kedaulatan dan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, tetapi juga hadir sebagai pelopor pembangunan dan solusi atas berbagai kesulitan yang dihadapi masyarakat. Jembatan ini bukan sekadar penghubung antarwilayah, melainkan simbol pengabdian, persatuan, dan kepedulian TNI kepada rakyat.
Bersama rakyat, TNI terus membangun negeri. Dari pelosok desa hingga perbatasan, pengabdian prajurit tidak pernah mengenal batas. Karena bagi TNI, kebahagiaan terbesar adalah melihat senyum masyarakat yang kini dapat melangkah lebih mudah menuju masa depan yang lebih sejahtera.
(Pendim 1602/Ende)
Rote Ndao – Babinsa Koramil 1627-01/Ba’a, Koptu Syahrul Ramadhan, melaksanakan pemantauan dan pe...
NTT-SIKKA ,Dalam rangka memperingati HUT ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kodim 1603/Sikka me...
Ende, 21 September 2026 — Dalam rangka mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus menjaga kea...
Ende, 21 September 2026 — Babinsa Koramil 1602-01/Ende melaksanakan pemantauan wilayah sekaligus k...
Ende, 21 September 2026 — Babinsa Koramil 1602-01/Ende, Sertu Damianus Kerhi, melaksanakan kegiata...
NTT, TTS — Kodim 1621/TTS kembali melaksanakan Upacara Bendera Rutin Hari Senin sebagai bagian dar...

Belu, NTT – Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat di wilayah perbatasan, Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonarmed 12 Kostrad melaks...
Klungkung,- Kontribusi serta peran aktif dalam memberikan pelayanan terbaik terhadap masyarakat di wilayah binaan terus dilakukan oleh Babinsa S...
Klungkung,- Kondisi jalan Jln Gajah Mada Lingkungan Besang Kangjn, Kelurahan Semarapura Kangin, Kecamatan/Kabupaten Klungkung tepatnya di depan ...
NTT-KUPANG, – Tanpa mengenal lelah dan pantang menyerah, Tim Tukang Kodim 1604/Kupang terus bekerja lembur dibantu warga Oepoli, baik ibu-...
Ende – Babinsa Koramil 1602-01/Ende bersama Bhabinkamtibmas mendampingi petugas kesehatan dari Puskesmas Kotaratu dalam kegiatan penanganan se...

No comments yet.