
Rossa • Agu 27 2026 • 6 Dilihat

NTT-KUPANG, – Kodim 1604/Kupang menerima 18 mahasiswa Universitas Brawijaya (Unbraw) Malang setelah menyelesaikan kegiatan Mega Expedisi Brawijaya Malang di wilayah Kodim 1604/Kupang, Kodim 1605/Belu, serta Negara Republik Demokratik Timor-Leste (RDTL). Kegiatan penelitian yang dilaksanakan para mahasiswa mengangkat tema adat istiadat dan budaya masyarakat di wilayah perbatasan dua negara, dengan salah satu lokasi penelitian berada di Desa Manubelon, Kecamatan Amfoang Barat Daya, Kabupaten Kupang. Penerimaan rombongan dilaksanakan di Aula Makodim 1604/Kupang.
Dalam kegiatan tersebut, Pasi Ter Kodim 1604/Kupang menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh mahasiswa di Makodim 1604/Kupang. Ia juga menyampaikan permohonan maaf dari Dandim 1604/Kupang Letkol Arm Didit Prasetyo Purwanto, S.E., yang belum dapat hadir karena sedang melaksanakan kegiatan lainnya. Pasi Ter mengapresiasi pelaksanaan Mega Expedisi yang menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengenal secara langsung kehidupan masyarakat, adat istiadat, serta kekayaan budaya di wilayah NTT.
Selanjutnya, Pasi Komsos Korem 161/Wira Sakti menyampaikan permohonan maaf dari Danrem 161/Wira Sakti yang tidak dapat hadir karena sedang berada di Flores dalam rangka menangani dampak bencana alam gempa bumi. Sementara itu, pendamping rombongan, Alfin, menyampaikan ucapan terima kasih kepada jajaran TNI yang telah menerima, mendampingi, dan memberikan arahan kepada seluruh peserta Mega Expedisi selama melaksanakan kegiatan penelitian di wilayah NTT hingga perbatasan Indonesia dengan Timor-Leste.

Rangkaian penerimaan kemudian dilanjutkan dengan makan bersama dan foto bersama sebagai wujud kebersamaan serta mempererat hubungan antara jajaran TNI dan mahasiswa Universitas Brawijaya Malang. Setelah seluruh kegiatan di Makodim 1604/Kupang selesai, rombongan mahasiswa selanjutnya menuju hotel untuk beristirahat. Kegiatan Mega Expedisi tersebut diharapkan memberikan pengalaman dan wawasan berharga bagi mahasiswa dalam memahami keberagaman adat dan budaya masyarakat di wilayah perbatasan kedua negara. *(PENDIM1604)*
Kota Bima – Sebanyak 13 siswa dan siswi SMPN 13 Kota Bima mendapat fasilitas penjemputan untuk pul...
Bima – Kegiatan sosialisasi IRPOM, IRPIP dan Bangunan Konservasi Dinas Pertanian dan Perkebunan Ka...
Bima – Kegiatan Jumat Berkah Kodim 1608/Bima kembali dilaksanakan sebagai wujud kepedulian dan upa...
Kota Bima – Kegiatan gotong royong Pemerintah Kota Bima bersama unsur TNI, Polri, OPD dan seluruh ...
SIKKA-NTT. Personel Satgas Penanggulangan Bencana Alam (Gulbencal) Gempa Bumi Kodim 1603/Sikka kemba...
SIKKA-NTT. Personel Satgas Penanggulangan Bencana Alam (Gulbencal) Gempa Bumi Kodim 1603/Sikka terus...


TTS – komunikasi sosial (Komsos) menjalin keakraban dengan warga binaan merupakan tugas pokok Babinsa. Salah satunya dengan melakukan komu...

Karangasem – Babinsa Desa Tulamben Koramil 1623-08/Kubu Sertu I Gede Sulitra menghadiri kegiatan Pengukuhan Keliang Desa dan Prajuru Desa ...

Kabupaten Bima – Para Babinsa Koramil 1608-07/Monta melaksanakan kegiatan teritorial patroli dan ronda malam pada Minggu, 29 Maret 2026 di sej...

Tabanan – Bertempat di Mapolres Tabanan, Dandim 1619/Tabanan Letkol Inf Muhamad Arifianto, S.I.P., didampingi para perwira jajaran menghadiri...

Bima _ Pada Kamis, 2 April 2026, Serka Misran selaku Babinsa Desa Mbawa dari Koramil 1608-05/Donggo melakukan pemantauan langsung pada kegiatan ...


No comments yet.