NTT-KUPANG, – Kepedulian TNI AD terhadap masyarakat kembali diwujudkan melalui pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi warga terdampak bencana. Babinsa Posramil Manubelon, Serka Tarsisius PR mewakili Dandim 1604/Kupang melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan rumah bantuan Dandim 1604/Kupang untuk warga atas nama Bapak Melianus Fomeni, di RT/RW 09/05, Dusun 3, Desa Manubelon, Kecamatan Amfoang Barat Daya, Kabupaten Kupang. Rumah yang dibangun berukuran 6 x 8 meter. Rabu (07/10/2026).
Bantuan pembangunan rumah tersebut berawal saat Dandim 1604/Kupang Kolonel Arm Didit Prasetyo Purwanto, S.E. melaksanakan kunjungan ke Jembatan Kapsali. Dalam kunjungan tersebut, Dandim melihat sebuah bangunan rumah milik warga yang telah roboh akibat terdampak abrasi Sungai Kapsali. Dandim kemudian menemui langsung pemilik rumah dan menyampaikan komitmennya untuk membantu membangunkan rumah baru, dengan syarat keluarga tersebut menyiapkan lahan baru yang lokasinya lebih aman dan jauh dari aliran Sungai Kapsali.
Setelah lahan baru disiapkan, pembangunan rumah tersebut mulai direalisasikan. Kegiatan diawali dengan doa bersama, kemudian dilanjutkan peletakan batu pertama dan pembangunan fondasi rumah. Dandim 1604/Kupang Kolonel Arm Didit Prasetyo Purwanto, S.E. menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap warga yang mengalami kesulitan. “Ketika saya melihat kondisi rumah Bapak Melianus yang roboh akibat abrasi Sungai Kapsali, saya merasa perlu untuk membantu. Saya meminta agar disiapkan lahan baru yang lebih aman, kemudian kami berupaya membangunkan rumah yang layak agar keluarga dapat tinggal dengan lebih aman dan nyaman,” ujar Dandim.
Menurut Dandim, kehadiran TNI di tengah masyarakat bukan hanya dalam tugas pengamanan, tetapi juga membantu mengatasi kesulitan warga serta mendorong terciptanya kehidupan yang lebih baik. Pembangunan RTLH ini diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi keluarga Bapak Melianus Fomeni sekaligus menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Melalui gotong royong antara Babinsa dan masyarakat, proses pembangunan rumah tersebut diharapkan berjalan lancar hingga selesai dan dapat segera ditempati oleh keluarga penerima bantuan. (Pendim1604).
No comments yet.