Gianyar – Blahbatuh, Kamis (22/10/2026) Tradisi adat Mepeed yang menjadi bagian dari rangkaian upacara Dewa Yadnya di Pura Dalem Agung, Banjar Gegel, Desa Keramas, Kecamatan Blahbatuh, berlangsung tertib dengan pengamanan terpadu. Babinsa Desa Keramas Koramil 1616-04/Blahbatuh Serka Nyoman Lancar bersama personel Polsek Blahbatuh dan Pecalang Desa Adat Keramas bersinergi mengamankan jalannya prosesi yang diikuti ratusan krama.
Prosesi diawali dengan berkumpulnya krama pengarep dan pengemong Pura Dalem Agung, baik pasangan suami istri maupun kalangan pemuda-pemudi yang mengenakan busana adat Bali. Setelah barisan tertata, rombongan mulai berjalan kaki dengan iringan gamelan baleganjur, menyusuri wilayah Desa Keramas hingga Desa Medahan untuk menuju Pura Tukad Pekerisan guna nunas tirta, kemudian kembali ke Pura Dalem Agung.
Mepeed merupakan tradisi adat yang disakralkan masyarakat Desa Keramas dan dilaksanakan pada upacara Dewa Yadnya saat piodalan berlangsung “ngebek” atau penuh di setiap Pura Kahyangan Tiga di desa tersebut. Tradisi ini menjadi bagian dari pelaksanaan upacara keagamaan sekaligus menjaga keberlanjutan adat dan budaya yang diwariskan secara turun-temurun.
Untuk memastikan seluruh rangkaian berjalan lancar, Serka Nyoman Lancar bersama tiga personel Polsek Blahbatuh dan Pecalang Desa Adat Keramas melaksanakan pengamanan di sepanjang rute yang dilalui rombongan. Pengaturan ketertiban lalu lintas dilakukan guna menjaga keselamatan peserta prosesi serta mengantisipasi gangguan arus kendaraan selama rombongan melintasi jalan desa hingga menuju Pura Tukad Pekerisan.
Sinergi Babinsa, Polri, dan Pecalang menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran kegiatan keagamaan masyarakat. Dengan koordinasi dan pengamanan yang terarah, seluruh rangkaian tradisi Mepeed di Desa Keramas berlangsung aman, tertib, dan lancar hingga rombongan kembali ke Pura Dalem Agung.
(Pendim 1616/Gianyar)
No comments yet.